Memperingati sumpah pemuda, orang muda Anrang melaksanakan dialog terbuka di Minatti Café Desa Bontobangunyang berlangsung pada tanggal 28 Oktober 2024 pukul 19.30 – 22.00 WITA. Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi Karang Taruna Bina Bangsa, Rumah Nalar dan Komunitas Masyarakat Peduli Sungai yang masing-masing berdomisili di Desa Anrang Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini dilaksanakan selain sebagai momentum peringatan sumpah pemuda, juga karena disadari bahwa semangat persatuan dan nasionalisme semakin menurun, bahkan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia juga semakin jauh dari harapan. Hal tersebut terlihat dari gampangnya Masyarakat berselisih paham dan tingginya Tingkat kriminal.
Berangkat dari persoalan di atas, orang muda desa Anrang menginisiasi dialog memperingati hari sumpah pemuda dengan asumsi “Sumpah pemuda mengingatkan kita betapa tingginya semangat pemuda dalam mewujudkan cita-cita bersama atas nama bangsa. Ingatan itu bisa diwujudkan dalam Gerakan bersama untuk merawat warisan budaya para leluhur. Mari berkarya dan berkreasi sebagai sumbangan positif mewujudkan cita-cita bangsa yang dirumuskan dalam sumpah pemuda”.
Dialog sumpah pemuda ini memandat kaum milenial sebagai pembicara antara lain Muh. Ustin (Tonrong Desa Anrang), Taufik (Desa Pangalloang) dan Muhammad Azhari Saiful (Mamuju Sulawesi Barat). Dialog ini dipandu oleh Abdul Haris Mubarak (Pengelola TBM Rumah Nalar di Desa Anrang).
Beberapa catatan dialog antara lain, “bangsa tidak akan maju tanpa adanya keterlibatan pemudanya. Tanpa pemuda akan sulit menggapai kemajuan” sejalan dengan hal tersebut, sebaiknya jiwa dan raga harus selalu berjiwa muda walaupun orangnya sudah tua. (Muh. Ustin)
Sebagai pemuda, Dimana kita sangat dekat dengan teknologi digital yang disatu sisi memiliki banyak manfaat dan sebaliknya bisa jadi membawa kehancuran jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu sebagai kaum milenial “mari kita memanfaatkan media sosial sepandai mungkin”, termasuk kita juga sedang menghadapi pilkada dan partisipasi kita sangat penting dalam memberikan kontribusi masa depan daerah yang lebih baik. (Taufik)
Narasumber lain berpesan, “kita sebagai pemuda dan hidup dilingkungan pertanian, mari kita Bertani yang lebih baik. Mari kita meningkatkan seselamatan lingkungan dan kesejahteraan Masyarakat lewat Bertani”. (Muhammad Azhari Saiful).
Kegiatan dialog ini berjalan sangat baik, respon peserta kegiatan berjalan baik ditandai dengan banyaknya sumbangan pemikiran dan juga pertanyaan. Kegiatan ini berjalan terarah hingga lebih dari 2 jam.