Rumah Nalar adalah komunitas penggerak literasi yang tergabung dalam anggota Forum Taman Bacaan Masyarakat. Rumah Nalar memiliki sumberdaya pengelola yang mengatur keuangan, baik urusan pendapatan maupun belanjanya.
Dalam urusan pendapatan, selain melalui donasi dari luar komunitas, rumah nalar juga memiliki usaha yang merupakan turunan dari program literasi pertanian. Sumber pertama adalah tanaman pisang. Pada tahun 2021 dilakukan penanaman 100 bibit pohon pisang raja dan terus ditingkatkan setiap tahunnya. Hasil panen buah pisang dijual dan dimanfaatkan untuk kepentingan belanja rumah nalar.
Pisang yang tidak terjual dijadikan donasi (sedekah buah) dan sebagian menjadi suguhan untuk tamu rumah nalar. Jadi tanaman pisang selain sebagai media belajar bertani, juga menjadi sumber pendapatan TBM Rumah Nalar.
Sumber Kedua adalah tanaman kopi Arabika. Pada tahun 2022 rumah nalar kembali menanam 300 kopi Arabika yang secara full hasilnya akan digunakan untuk urusan belanja kegiatan Rumah Nalar. Tanaman kopi ini akan mulai menghasilkan buah pada tahun 2026. Penanaman kopi ini didukung oleh Teras Tani Alami dalam program pertanian alami yang berkelanjutan. Sumber ketiga adalah tanaman buah jambu kristal dan jambu air yang ditanam bersama anak-anak binaan Rumah Nalar. Tahun 2023 rumah nalar telah menanam jambu kristal (tanaman buah) sebanyak 40 pohon bersama anak-anak binaan dan pada tahun 2024 ditanam lagi jambu air sebanyak 10 pohon. Tanaman buah ini akan dijadikan bahan baku pembuatan rujak buah kreasi relawan Rumah Nalar sebagai usaha ekonomi komunitas dan sebagian diantaranya dijadikan donasi buah dan donasi produk olahan.
Kami berharap ada potensi dan sumber lain untuk mendukung kegiatan di Rumah Nalar. Potensi tanaman porang nantinya akan disasar menjadi sumber pendapatan utama Tbm Rumah Nalar. Penanaman porang baru dimulai pada tahun 2025 sehingga potensi pendapatannya baru bisa didapatkan pada tahun 2027.
Rumah Nalar juga mengharapkan donasi/uluran tangan dari luar untuk menjalankan roda komunitas dalam bentuk kotak amal yang disimpan di ruang komunitas dan proposal. Sumber pendapatan juga berasal dari pengelola dan relawan secara sukarela.
Secara berkala, keuangan dilaporkan pada pengelolaan dan relawan sebagai bentuk pertanggung jawaban bendahara/pengelola keuangan kepada pengurus.
adapun Hal-hal yang menjadi belanja komunitas/TBM Rumah Nalar antara lain;
- Setiap tahunnya dilaksanakan milad yg bertepatan dengan 4 April
- Setiap tahun diadakan family gathering
- Lomba, pemberian apresiasi dll.
- Melaksanakan festival budaya setiap 3 tahun sekali
- Operasional program harian, pertemuan rutin dll.
- Pengadaan/pembelian barang untuk meningkatkan akses layanan komunitas
- Perawatan alat milik komunitas
- Pengadaan atribut komunitas seperti baju, rompi, topi, spanduk, papan nama, dll.