Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Refleksi Perjalanan Tbm Rumah Nalar: 8 Tahun Mengabdi untuk Literasi dan Lingkungan

Senin, 31 Maret 2025 | Maret 31, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-01T04:01:12Z


Waktu berjalan begitu cepat. Delapan tahun telah berlalu sejak Tbm Rumah Nalar berdiri sebagai bagian dari gerakan literasi di tengah masyarakat. Sejak ditetapkan sebagai komunitas literasi dalam forum Taman Bacaan Masyarakat pada tahun 2017, perjalanan ini penuh dengan tantangan, harapan, dan pencapaian yang semakin menguatkan keyakinan kami akan pentingnya literasi sebagai partisipasi komunitas dalam membangun peradaban.

Berawal dari kepedulian terhadap rendahnya minat baca di desa kami, Tbm Rumah Nalar hadir bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi sebagai ruang tumbuh bersama. Kami ingin menjadikan literasi sebagai kekuatan untuk perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. Dengan konsep transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, kami membuka diri terhadap berbagai kelompok masyarakat: anak-anak, remaja, ibu-ibu, hingga petani dan pelaku seni.

Tahun demi tahun, Tbm Rumah Nalar berkembang dengan berbagai program yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Dari belajar membaca Al-Qur’an dan mengenal huruf hijaiyah, layanan baca, hingga program literasi pertanian yang mengajarkan praktik bertani ramah lingkungan. Tidak hanya itu, upaya pelestarian budaya juga terus kami lakukan melalui pagelaran seni musik tradisional, lomba mainan tradisional, serta festival budaya yang mengangkat kearifan lokal.

Salah satu tantangan terbesar dalam perjalanan ini adalah bagaimana menjaga keberlanjutan kegiatan di tengah keterbatasan sumber daya. Namun, semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak menjadi pilar utama yang membuat Tbm Rumah Nalar tetap berdiri. Kami percaya bahwa literasi bukan sekadar soal membaca dan menulis, tetapi juga soal keberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan program seperti pengelolaan sampah berbasis ekonomi kreatif, urban farming, serta ekowisata edukasi agar literasi menjadi gerakan yang berkelanjutan.

Kontribusi Rumah Nalar dalam penulusan buku sudah melahirkan 2 gagasan yang dituangkan dalam buku dan kami berharap kedepannya akan lahir buku karya bersama minimal 1 buku terbit berISBN dalam 1 tahun.

Sejak tahun 2021, dukungan terus mengalir ke TBM Rumah Nalar, baik bantuan buku, tenaga, pikiran dan sebagainya. puncaknya adalah kami menjadi penerima manfaat dari Program BANPEM untuk Komunitas Penggerak Literasi nasional yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tahun 2024.

Kini, di usia ke-8 (4 April 2025), Tbm Rumah Nalar semakin mantap melangkah. Kami ingin memperluas jaringan, memperkuat program, dan menjangkau lebih banyak orang agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak kalangan. Perjalanan ini masih panjang, tetapi kami percaya bahwa setiap langkah kecil yang kita tempuh bersama akan memberikan perubahan besar bagi masa depan.

Terima kasih kepada semua yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini—para relawan, donatur, penggerak literasi, dan seluruh masyarakat yang terus mendukung. Semoga Tbm Rumah Nalar tetap menjadi rumah bagi cahaya ilmu, tempat tumbuhnya generasi yang cerdas, peduli, dan berdaya.

Selamat Milad ke-8, Tbm Rumah Nalar! Mari terus menebar manfaat dan membangun desa yang lebih literat, lestari, dan mandiri.

×
Berita Terbaru Update